Assalamualaikum.Do Follow Me? Back To Dashboard? Nice To Meet You.Visit Here Again =3
Status
Say, “My prayer, my offering, my life and my death are for Allah, the Lord of all the worlds.” - The Holy Quran [6:162]
Kisah Teladan Islamik
Assalamu'alaikum....Selamat datang ke blog Kisah Teladan Islamik....Peace be to you....Welcome to Kisah Teladan Islamik blog...:)

01/06/2012

Author : Cahaya Kebaikan Time : 11:49:00 am Total Comment : 0

Umar Dengan Seekor Burung


Pada suatu hari, Khalifah Umar menjalankan rutin hariannya dengan berjalan menyusuri kota Madinah bersendirian biarpun waktu itu matahari sedang memancarkan sinarnya dengan terik. Sambil matanya mengawasi kiri dan kanan, dia bersyukur kerana kota ini masih dalam keadaan aman dan damai, sama seperti yang dilaluinya semalam.

Ketika melalui satu halaman rumah seorang penduduk, tiba-tiba ia berhenti. Pandangannya tertuju pada seorang anak kecil sambil mendengar suara lirih cericit burung. Perlahan dia mendatangi anak yang sedang asyik bermain.

“Wahai anak, apakah yang berada di tanganmu itu?” sapa Umar dengan lembut.

Wajah si kecil mendongak, hanya sekilas.

“Tidakkah pakcik lihat, ini adalah seekor burung,” jawabnya ringkas.

Pandangan Umar menjadi redup dan tiba-tiba hatinya merasa hiba melihat burung itu mencericit seolah-olah berada dalam keadaan kesakitan. Di dalam hatinya mengalun sebuah kesedihan, lalu hatinya berbisik, “Burung ini tentu sangat ingin terbang dan anak ini tidak mengerti jika makhluk kecil ini teraniaya.”

“Bolehkah aku membelinya? Aku sangat ingin memilikinya,” dia bersuara dengan penuh harapan. Si kecil memandang Umar yang tak dikenalnya dengan hairan. Ada riak kesungguhan pada wajah Umar. Akhirnya dengan agak ragu budak itu berkata, “Baiklah,” lalu segera bangun dan menyerahkan burung terebut kepada Umar yang pertama kali dijumpainya.

Tanpa menunggu, Umar segera menyeluk saku jubah lalu menghulurkan beberapa keping wang. Dia membawa burung itu agak jauh dari budak itu sebelum dia melepaskannya dengan gembira sambil berkata, “Dengan nama Allah yang Maha Penyayang, terbanglah wahai burung kecil, terbanglah...terbanglah...”

Burung itu terbang dengan perasaan gembira dan megahnya jauh ke angkasa. Umar menjadi gembira dan merasa amat bahagia. Sayup-sayup kedengaran suara lelaki dewasa, lantas segera dia melangkah pergi. Suara itu berkata kepada anak kecil itu, “Nak, tahukah engkau siapa yang membeli burung itu? Tahukah engkau siapa lelaki mulia yang kemudian membebaskan burung itu ke angkasa? Dialah Khalifah Umar nak”
 
Wallahualam....

0 Komen:

 
This Template Was Made & Design With Love By Nabila Medan. All Right Reserved To Me.