Assalamualaikum.Do Follow Me? Back To Dashboard? Nice To Meet You.Visit Here Again =3
Status
Say, “My prayer, my offering, my life and my death are for Allah, the Lord of all the worlds.” - The Holy Quran [6:162]
Kisah Teladan Islamik
Assalamu'alaikum....Selamat datang ke blog Kisah Teladan Islamik....Peace be to you....Welcome to Kisah Teladan Islamik blog...:)

18/01/2012

Author : Cahaya Kebaikan Time : 6:30:00 pm Total Comment : 0

Kalimah Tayyibah (Iman )

Kalimah Tayyibah (Iman )


RUJUKAN MUNTHAKAB AHADITH

HADITH NABAWI
Dari Abu Qatadah r.a. dari bapanya meriwayatkan bahawa baginda Rasullullah SAW bersabda : Barang siapa bersaksi bahawa tiada Tuhan yang disembah kecuali Allah dan Muhammad itu Pesuruhnya maka condong lidahnya ( kerana terlalu banyak mengucapkan kalimah Tayyibah ini) dan tenang hatinya ( kerana penyebutannya ) tidak akan dimasukkan ke dalam api neraka. ( H.R. Baihaki )


Perkataan iman yang berarti ‘membenarkan’ itu disebutkan dalam al-Quran, di antaranya dalam Surah At-Taubah ayat 62 yang bermaksud: “Dia (Muhammad) itu membenarkan (mempercayai) kepada Allah dan membenarkan kepada para orang yang beriman.” Iman itu ditujukan kepada Allah , kitab kitab dan Rasul. Iman itu ada dua Iman Hak dan Iman Batil.
Definisi Iman berdasarkan hadist merupakan tambatan hati yang diucapkan dan dilakukan merupakan satu kesatuan. Iman memiliki prinsip dasar segala isi hati, ucapan dan perbuatan sama dalam satu keyakinan, maka orang – orang beriman adalah mereka yang di dalam hatinya, disetiap ucapannya dan segala tindakanya sama, maka orang beriman dapat juga disebut dengan orang yang jujur atau orang yang memiliki prinsip. atau juga pandangan dan sikap hidup.
Para imam dan ulama telah mendefinisikan istilah iman ini, antara lain, seperti diucapkan oleh Imam Ali bin Abi Talib: “Iman itu ucapan dengan lidah dan kepercayaan yang benar dengan hati dan perbuatan dengan anggota.” Aisyah r.a. berkata: “Iman kepada Allah itu mengakui dengan lisan dan membenarkan dengan hati dan mengerjakan dengan anggota.” Imam al-Ghazali menguraikan makna iman: “Pengakuan dengan lidah (lisan) membenarkan pengakuan itu dengan hati dan mengamalkannya dengan rukun-rukun (anggota-anggota).”
Apakah pengakuan itu?
Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.
Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.
Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.Laailahaillallah Muhammadurrasullullah.


0 Komen:

 
This Template Was Made & Design With Love By Nabila Medan. All Right Reserved To Me.