Assalamualaikum.Do Follow Me? Back To Dashboard? Nice To Meet You.Visit Here Again =3
Status
Say, “My prayer, my offering, my life and my death are for Allah, the Lord of all the worlds.” - The Holy Quran [6:162]
Kisah Teladan Islamik
Assalamu'alaikum....Selamat datang ke blog Kisah Teladan Islamik....Peace be to you....Welcome to Kisah Teladan Islamik blog...:)
Showing posts with label SIRAH NABI. Show all posts
Showing posts with label SIRAH NABI. Show all posts

05/10/2012

Author : Unknown Time : 6:48:00 pm Total Comment : 1

Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang melebihi 300 mukjizat


Assalammu’alaikum wbt kepada sidang pembaca sekalian. Penulis berasa PERLU untuk kita sebagai umat Muhammad SAW mengetahui dengan terperinci akan kelebihan-kelebihan dan mukjizat Nabi Muhammad SAW. Amat kasihan kepada umat Islam sekarang lebih-lebih lagi apabila dipersoalkan akan mukjizat Nabi SAW yang kita sayangi, yang mereka tahu hanyalah membelah bulan, Al-Qur’an dan awan menaungi baginda semasa kecil. Ini sahaja yang kita tahu. Di sini penulis berasa tertampil untuk menceritakan mukjizat-mukjizat Muhammad SAW yang tak pernah kita ketahui melainkan meneliti Hadith2 yang sahih merujuk  http://aldiena.qweinhorn.co.cc/. Amatlah sedih, ada pemuka-pemuka politik di negara kita yang menyatakan Nabi Muhammad SAW diberikan kelebihan mukjizat ketika baginda di angkat menjadi Nabi & Rasul, dan katanya lagi baginda sama dengan budak-budak biasa sebelum baginda menjadi Nabi & Rasul. Sedangkan penyataan itu tidak diteliti dengan baik yang mana boleh mengakibatkan fitnah.

Mukjizat Muhammad SAW adalah kemampuan luar biasa yang dimiliki Nabi Muhammad SAW untuk membuktikan kenabiannya. Dalam Islam, mukjizat terbesar Muhammad SAW adalah Al-Qur’an. Selain itu, Muhammad SAW juga diyakini pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah dan melakukan Isra dan Mi’raj dalam tidak sampai satu hari. Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad SAW adalah kecerdasannya mengenai ilmu ketuhanan. Hal ini tidak sebanding dengan dirinya yang ummi atau buta huruf. Walau begitu, umat Islam meyakini bahwa setiap hal dalam kehidupan Muhammad SAW adalah mukjizat. Hal itu terbukti dari banyaknya kumpulan hadits yang diceritakan para sahabat mengenai berbagai mukjizat Muhammad SAW.
Terkadang ada muslim & kufar yang tak percaya dengan mukjizat Rasulullah Muhammad SAW yang dengan seizin ALLAh boleh dapat melakukan:
Mengerti bahasa binatang seperti Nabi Sulaiman
Memerintah bumi & pohon seperti Nabi Musa
Diberi mukjizat seperti Nabi Ibrahim
Anak yang meninggal bangkit hidup kembali… (mirip mukjizat Nabi Isa AS)
Menyembuhkan orang buta
Menyembuhkan orang lumpuh
Menyembuhkan orang cacat sejak lahir
Mengetahui isi hati
Memberi makan beribu orang dengan seketul makanan
Memberi minum beribu orang dengan sikit air
Mengeluarkan air ditengah padang gurun
Mengeluarkan air dari sela jari untuk wudhu beribu orang
Menyembuhkan putri raja yang cacat tanpa tangan & kaki
Membelah bulan menjadi 2 bahagian
Dan ini telah dibuktikan oleh para astronaut yg menghabiskan dana ratusan juta dollar
Mengetahui apa yang telah terjadi
Mengetahui apa yang sedang terjadi
Mengetahui apa yang akan terjadi
Melihat yang dibelakang punggungnya seperti dari depan
Musuh bergetar tak mampu membunuh
Bumi memakan orang yang hendak membunuh beliau
Musuh tak dapat melihat beliau
Tidak dapat dibunuh musuh
Rombongan berkuda para sahabat boleh dapat menyeberang laut dengan berkuda saat mengejar musuh yang lari dengan kapal layar,
atau pun mukjizat lainnya, ini kerana ia belum pernah membaca hadist sahih Bukhori & sahih Muslim atau Sahih Ahmad yang lengkap & bukan sekadar ringkasan hadist.
Sebelum masa kenabian
Tradisi Islam banyak menceritakan bahwa pada masa kelahiran dan masa sebelum kenabian, Muhammad SAW sudah diliputi banyak mukjizat. 
Muhammad SAW dilahirkan pada tanggal 22 April 570 di kalangan keluarga bangsawan Arab, Bani Hasyim. Ibnu Hisyam, dalam Sirah Nabawiyah menuliskan Muhammad SAW memperoleh namanya dari mimpi ibunya, Aminah binti Wahab ketika mengandungnya. Aminah memperoleh mimpi bahwa ia akan melahirkan “pemimpin umat”. Mimpi itu juga yang konon menyuruhnya mengucapkan, “Aku meletakkan dirinya dalam lindungan Yang Maha Esa dari segala kejahatan dan pendengki.” Kisah Aminah dan Abdul Muthalib juga menunjukkan bahwa sejak kecil Muhammad SAW adalah anak yang luar biasa. Berikut ini adalah mukjizat yang terjadi pada saat kelahiran dan masa kecil Muhammad SAW:
* Aminah binti Wahab, ibu Muhammad SAW pada saat mengandung Muhammad SAW tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya.
* Saat melahirkan Muhammad SAW, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita sewajarnya.
* Muhammad SAW dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.
* Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah boleh dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
* Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susuan Muhammad SAW dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya. Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad SAW kerana yatim. Namun, kerana alasan ia tidak ingin dicemuh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad SAW. Selama dengan Halimah, Muhammad SAW hidup nomad bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.
* Abdul Muthalib, datuk Muhammad SAW menuturkan bahwa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad SAW. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
* Dikisahkan saat Muhammad SAW berusia empat tahun, ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi ketika Muhammad SAW sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badwi. Setelah kejadian itu, Muhammad SAW dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah. 
Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran terperinci bahwa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salji.” Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad SAW diisra’kan ke Jerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.
* Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad SAW, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan datuknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad SAW pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.
* Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad SAW. Muhammad SAW saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad SAW saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad SAW dan menyaksikan adanya sebuah “cop kenabian” (tanda kenabian) di kulit punggungnya.
* Mukjizat lain adalah Muhammad SAW pernah memendek perjalanan. Kisah ini terjadi saat pulang dari Syria. Muhammad SAW diperintahkan Maisarah membawakan suratnya kepada Khadijah saat perjalanan masih 7 hari dari Mekkah. Namun, Muhammad SAW sudah sampai di rumah Khadijah tidak sampai satu hari. Dalam kitab as-Sab’iyyatun fi Mawadhil Bariyyat, Allah memerintahkan pada malaikat Jibril, Mikail, dan mendung untuk membantu Muhammad SAW. Jibril diperintahkan untuk melipat tanah yang dilalui unta Muhammad SAW dan menjaga sisi kanannya sedangkan Mikail diperintahkan menjaga di sisi kirinya dan mendung diperintahkan menaungi Muhammad SAW.
Pada Masa Kenabian
Kharisma
* Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang sedang menghunus pedang kearah leher Muhammad SAW.
* Menjadikan tangan Abu Jahal kaku.
* Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad SAW, kemudian jin itu diganti namanya menjadi Abdullah bin Abhar.
Menghilang dan menidurkan musuh
* Menghilang saat akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan
* Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad SAW ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.[17]
* Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal dimana saat itu ia sedang solat.
* Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang merancang membunuhnya dengan taburan pasir.
Binatang, tumbuhan, alam dan benda mati
* Seekor serigala berbicara kepada Muhammad SAW .
* Berbicara dengan unta yang lari dari pemiliknya yang menyebabkan masyarakatnya meninggalkan solat Isya’.
* Berbicara dengan unta pembawa hadiah raja Habib bin Malik untuk membuktikan bahwa hadiah tersebut bukan untuk Abu Jahal melainkan untuk Muhammad SAW.
* Mengusap kantung susu seekor kambing untuk mengeluarkan susunya yang telah habis.
* Dua Sahabat Nabi SAW dibimbing oleh cahaya.
* Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
* Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
* Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad SAW .
* Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad SAW.
* Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad SAW.
* Mendatangkan hujan dan meredakan banjir saat musim kemarau tahun 6 Hijriah di Madinah yang saat itu mengalami kekeringan.
* Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
* Berbicara dengan gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
* Merubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di gunung Abi Qubaisy.
* Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
* Tubuh Muhammad SAW memancarkan petir ketika hendak di bunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pada Perang Hunain.

Makanan dan minuman
* Makanan yang di makan oleh Muhammad SAW mengagungkan Nama Allah.
* Makanan sedikit boleh dimakan sebanyak 800 orang pada Perang Khandaq.
* Roti sedikit cukup untuk orang ramai.
* Sepotong hati kambing cukup untuk 130 orang.
* Makanan yang dimakan tidak berkurang justeru bertambah tiga kali ganda.
* Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badwi Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.
* Menjadikan minyak samin Ummu Malik tetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad SAW.
* Air memancar dari sela-sela jari. Kemudian air itu untuk berwudhu 300 orang sahabat hanya dengan semangkuk air.
* Susu dan kencing unta boleh menyembuhkan penyakit atas izin Allah.
Mendo’akan dan menyembuhkan
* Menyembuhkan betis Ibnu al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad SAW meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa merasakan sakit sedikit pun.
* Mata Qatadah terluka pada Perang Uhud, sehingga jatuh dari kelopaknya, kemudian diambil oleh Muhammad SAW mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.
* Mendo’akan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang tercabut sewaktu perang.
* Mendo’akan Anas bin Malik dengan banyak harta dan anak.
* Menyembuhkan daya ingat Abu Hurairah yang pelupa.
* Menyembuhkan penyakit mata Ali bin Abi Thalib saat pemilihan pembawa bendera pemimpin dalam perang Khaibar.
* Menyembuhkan luka gigitan ular yang diderita Abu Bakar dengan ludahnya saat bersembunyi di Gua Tsur dari pengejaran penduduk Mekah.
* Menyembuhkan tangan wanita yang lumpuh dengan tongkatnya.
* Menyambung tangan orang Badwi yang tangannya putus setelah dipotong oleh dirinya sendiri setelah menampar Muhammad SAW.
* Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian do’a tersebut dikabulkan.
* Mendoakan Ibnu Abbas menjadi orang yang faqih dalam agama Islam.
Hal ghaib dan ru’yah
* Mengetahui siksa kubur dua orang dalam makam yang dilewatinya kerana dua orang tersebut selalu solat dalam keadaan kotor kerana kencingnya selalu mengenai pakaian solat.
* Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
* Meramalkan seorang isterinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad SAW.
* Meramalkan isterinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad SAW.
* Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapa para khalifah” yang terbukti pada keturunah Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
* Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
Mukjizat terbesar
* Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
* Isra ke Masjidil Aqsa dari Masjidil Haram lalu Mi’raj ke Sidratul Muntaha dari Baitul Maqdis tidak sampai satu malam pada tanggal 27 Rejab tahun 11 Hijriah.
* Menerima Al-Qur’an sebagai Firman Tuhan terakhir padahal ia seorang yang buta huruf.
Tapi harap di ingat jika mukjizat dalam artikel di atas belum lengkap dibanding apa yg tertulis dalam kitab hadist yang lengkap & jumlahnya menjumpai 300 kisah mukjizat dari Rasulullah Muhammad SAW baik yang serupa ataupun lainnya.
Tujuan pembuktian ini bukan acuan pada mukjizat di atas, tetapi pada Qur’an sebagai Firman ALLAH & mengapa disebut Mukjizat terbesar sepanjang masa. Terima kasih kepada yang menyampaikan ilmu ini kepada penulis. Semoga bermanfaat :-)

Wallahualam...

02/06/2012

Author : Unknown Time : 12:35:00 pm Total Comment : 0

KINI UMAT ISLAM PALING RAMAI DI DUNIA



PENDAHULUAN

Sahabat-sahabat yang dirahmati Allah SWT. Artikel ini saya kongsikan sebagai berita gembira untuk umat Islam, bukan bahan untuk bermegah-megah bahawa umat Islam semakin ramai. Yang penting ialah kualiti seseorang Muslim, bukan kuantiti. Juga yang penting ialah ramai tapi bersatu, bukan ramai tapi berpecah-belah. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

STATISTIK TERKINI UMAT ISLAM SEDUNIA

Penduduk Muslim 2010: Asia Pasifik 1,005,507,000 (62.1%). Timur Tengah dan Afrika Utara 321,869,000 (19.9%). Afrika Sub-Sahara 242,544,000 (15.0%). Eropah 44,138,000 (2.7%). Amerika 5,256,000 (0.3%). Jumlah 1,619,314,000 (100%). Jangkaan Penduduk Muslim 2030: Asia Pasifik 1,295,625,000 (59.2%). Timur Tengah dan Afrika Utara 439,453,000 (20.1%). Afrika Sub-Sahara 385,939,000 (17.6%). Eropah 58,209,000 (2.7%). Amerika 10,927,000 (0.5%). Jumlah 2,190,154,000 (100%) Sumber: Pew Research Center's Forum on Religion & Public Life, The Future of the Global Muslim Population (Washington, DC: Pew Research Center, 2011).

Nota: Statistik yang dikemukakan oleh Pew Research Center tidak selaras dengan statistik CIA. Namun saya paparkan juga untuk tujuan perbandingan.

JUMLAH UMAT ISLAM SUDAH ATASI JUMLAH KRISTIAN

Ia fakta yang telah diketahui umum. Islam adalah agama terbesar di dunia dari segi jumlah penganut yang mempraktikkan Islam (practising followers). Kini Islam juga merupakan agama terbesar dari sudut jumlah kasar (gross numbers). Menurut statistik Agensi Perisikan Pusat, Amerika (CIA), jumlah penduduk Islam telah meningkat dari 1.6 bilion pada tahun 2005 ke 1.84 bilion pada Ogos 2007.

Ada dua sebab mengapa hal ini berlaku: (1) Peningkatan pantas jumlah saudara baru Islam (2) Peningkatan pantas penduduk Islam (faktor kadar kelahiran).

1) Peningkatan pantas jumlah saudara baru Islam.

Menurut Universiti Chicago, 300 hingga 400 warga Amerika kembali kepada Islam setiap hari. Islam adalah agama kedua terbesar di kebanyakan negara Barat termasuk Amerika dengan lebih dari 10 juta umat Islam, dan sekurang-kurangnya 30% dari jumlah ini adalah saudara baru. 70% dari saudara baru adalah wanita. Menurut laporan EU, penduduk Muslim di Eropah akan meningkat tiga kali ganda dalam masa 10 tahun.

2) Peningkatan pantas penduduk Islam

Negara-negara seperti Pakistan, India, Bangladesh, Indonesia, Malaysia dll, seramai 3,500,000 Muslim lahir setiap tahun. Kadar kelahiran umat Islam naik pantas sedangkan di kalangan umat Kristian ianya menurun. Kristian kalah dari segi bilangan ini berbanding Islam, Buddha, athiest dan lain-lain falsafah timur. Jumlah terkini umat Kristian ialah 1.8 bilion penganut.

Memang benar bahawa dari jumlah 1.84 bilion Muslim, bukan semuanya Muslim yang sebenar. Tapi hal itu serupa saja dengan penganut Kristian, bukan semuanya Kristian yang sebenar. Mereka iktiraf JW dan lain-lain sebagai Kristian. Walau bagaimana pun, mana-mana puak yang tertolak telah diambilkira dalam statistik yang dikeluarkan.

PERBANDINGAN JUMLAH ISLAM VS KRISTIAN

Berdasarkan statistik 2007 yang dikeluarkan oleh CIA: Roman Katolik 16.99%, Protestant 5.78%, Ortodoks 3.53%, Anglicans 1.25%. Jumlah Kristian ialah 33.3%. Perhatikan peratusan Roman Katolik, yang merupakan mazhab tunjang dalam agama Kristian, malah secara umumnya Kristian seolah-olah sinonim dengan mazhab Roman Katolik (yang berpusat di Vatican). Jumlah 16.99% Kristian dari penduduk dunia itu sebenarnya sudah ketinggalan berbanding jumlah penganut agama Islam: Muslim 21.01%.

Dari segi jumlah kasar (gross number): Kristian 1.8 bilion. Muslim 1.84 bilion. (setakat 2007).

Hal ini telah menimbulkan kegusaran di kalangan pemuka Vatican. Pada 28 Mac, 2008, Gereja Vatican telah mengisytiharkan menerusi akhbar Vatican, L'osservatore Romano: Islam telah mengatasi Kristian Roman Katolik sebagai agama terbesar di dunia. Untuk pertama kali dalam sejarah, Kristian tidak lagi menduduki tempat pertama kerana sudah diatasi oleh Islam. Wakil Vatican berkata dalam satu temuramah dengan Akhbar Vatican bahawa Roman Katolik mewakili 17.4% dari penduduk dunia sedangkan Muslim mewakili 19.2%. Data adalah merujuk tahun 2006. ( Data mengenai Muslim dikumpulkan oleh negara Islam kemudian dihantar ke Bangsa-Bangsa Bersatu).


KERISAUAN PUAK KRISTIAN

Para pemuka agama Kristian Roman Katolik ada sebab-sebab jelas mengapa mereka menjadi risau berikutan perkembangan ini. Mereka sudah tahu bahawa nisbah bilangan umat Islam itu tidak akan dapat diatasi lagi di masa akan datang. Bila nisbah umat Islam sudah mengatasi nisbah umat Kristian, maka jurang nisbah itu semakin hari semakin besar. Ada dua sebab paling utama mengapa hal ini berlaku:

(1) Kadar Kelahiran Umat Islam Lebih Tinggi

Keluarga Muslim terkenal mempunyai ramai anak sementara Roman Katolik mempunyai anak yang semakin sedikit. Institusi keluarga Muslim yang stabil membolehkan kehidupan keluarga bahagia dan saling sayang menyayangi. Umat Islam tidak menganggap bertambahnya ahli keluarga sebagai beban, malah menganggapnya sebagai aset.

(2) Peningkatan Mendadak Saudara Baru

Terutamanya setelah fitnah WTC 911, bila mana banyak statistik mengenai umat Islam mula direkod dengan lebih kemas, didapati bahawa jumlah saudara-saudara baru Islam secara komparatif telah meningkat, bukan menurun (sebagaimana yang diharapkan oleh Yahudi Zionis). Penduduk di Barat telah secara senyap-senyap mendapatkan maklumat mengenai Islam menerusi membaca buku, melayari laman-laman web serta menonton video di internet. Sebahagian dari mereka ini telah secara senyap-senyap mengucap syahadah dan melakukan ibadah sebagai Muslim, dan hanya diketahui oleh keluarga mereka setelah beberapa tahun mereka kembali kepada Islam.

Inilah yang paling merisaukan pihak Vatican. Telah wujud begitu banyak maklumat-maklumat benar mengenai Islam dari sumber-sumber berwibawa di internet. Ia termasuklah terjemahan Al-Qur'an, terjemahan Hadis, video-video ceramah mengenai Islam dan penerangan-penerangan mengenai bagaimanakah jika mahu memeluk Islam dsb. Masjid-masjid di Barat dan badan-badan dakwah telah berusaha gigih menerangkan mengenai Islam, bahawa agama yang suci ini bukanlah agama yang menggalakkan keganasan, tapi menggalakkan kehidupan harmoni lagi aman damai.

Paling jelas, mana-mana saudara baru Islam di Barat adalah berkualiti. Mereka adalah bijakpandai. Sebahagian dari mereka adalah para Pendeta Kristian yang sudah berpuluh tahun menjadi pendakwah Kristian, malah mereka ini lahir dalam keluarga yang taat mengikut ajaran Kristian. Setelah mereka memeluk Islam, mereka menjadi pendakwah Islam yang terkenal, malah telah berjaya mengajak ibubapa dan adik-beradik mereka kembali kepada Islam.

Saudara-saudara baru yang berkualiti ini adalah individu-individu yang disegani di kawasan-kawasan tempat mereka tinggal. Sebahagiannya adalah doktor, pensyarah, jurutera, saintis, pemberita, jurnalis dsb yang tentunya berinteraksi dengan ramai orang. Mereka berjaya mengajak kawan-kawan bukan Islam untuk datang ke masjid, agar mereka ini nampak dengan mata kepala sendiri bagaimanakah umat Islam melakukan solat, dan bahawa di masjid tidak ada patung-patung. Sebahagian dari kawan-kawan yang datang ke masjid ini kemudiannya telah kembali kepada Islam, mengucap dua kalimah syahadah di hadapan kawan-kawan mereka.

Wujudnya senario bila mana saudara-saudara baru yang berkualiti ini memutuskan bahawa Islam adalah agama yang sebenar bukanlah satu perkara yang berlaku sekelip mata. Mereka ini telah mengkaji berbagai-bagai agama lain dan membuat perbandingan. Mereka juga telah mengkaji Kristian Roman Katolik dan telah mengemukakan berbagai soalan kepada para paderi. Mereka sudah yakin kepada Islam sebelum memeluk Islam!

Keadaan ini (saudara baru yang berkualti) amat sukar diperolehi oleh Kristian Roman Katolik. Mereka tahu bahawa sesiapa yang mengkaji sendiri dan membandingkan agama-agama amat sukar menemui apa yang dikatakan kebenaran hakiki dalam agama Kristian, terutama setelah mengkaji Bible. Kerana itu, mereka lebih percaya pada 'Christian by default' iaitu melalui kelahiran, kemudian ibubapa akan membawa anak-anak ke gereja untuk dibaptis.

Pada 31 Ogos 2005, Pope Benedict VII memaklumkan kepada umat Katolik agar melahirkan lebih banyak anak. Mengapakah Gereja Roman Katolik perlu bergantung kepada kadar kelahiran dan bayi? Kerana orangramai tidak menukar agama menjadi Kristian Katolik berdasarkan pada kajian terhadap Bible. Ringkasnya, jika seseorang itu mengkaji Bible untuk mencari 'kebenaran', maka mereka tidak akan menemukannya.

Contoh mudah: Jesus dikatakan oleh Kristian Roman Katolik sebagai Tuhan. Tapi Jesus (Tuhan) telah dibunuh. Alasan mereka (bahawa Tuhan Jesus membiarkan dirinya disalib) ialah untuk mengampunkan dosa umat Kristian. Tapi umat Kristian masih perlu 'diampunkan dosanya' oleh paderi yang berkelayakan dengan membeli Sijil Pengampunan!

GEREJA BERTUKAR MENJADI MASJID

Sebenarnya hal ini merupakan kempen secara langsung kepada para penganut Kristian Roman Katolik supaya mengkaji dengan lebih lanjut mengenai sebab-sebab gereja sudah tidak ada pengunjung, ditutup, kemudian dibeli oleh orang Islam, lalu dijadikan masjid. Tidak dapat tidak, mereka akan mengkaji kenapa para penganut Kristian kembali kepada Islam di benua Eropah dan Amerika. Dulu mereka amat kurang mengetahui mengenai Islam, tapi pada masa kini mereka dalam senyap-senyap sudah membaca terjemahan Al-Qur'an, dan melihat kawan-kawan mereka yang dulunya ke gereja, kini sudah ke masjid.

Beribu-ribu gereja di Eropah dan Amerika sudah ditutup kerana bilangan 'practising Christians' sudah berkurangan. Bilangan gereka yang ditutup bertambah, bukan berkurang. Sebahagian besar dari gereja-gereja ini sudah menjadi masjid, dan dipenuhi oleh 'practising Muslims' yang dulunya (kebanyakannya) beragama Kristian.

KESIMPULAN

Nota ini tidak bertujuan merendah-rendahkan para penganut agama Kristian Roman Katolik. Sebagai seorang Muslim, saya sendiri menganggap bahawa apa yang berlaku adalah ketentuan Allah SWT. Bila sampai masa yang dikehendakiNya, maka berbondong-bondonglah penduduk Barat kembali kepada Islam, dan mereka menjadi umat Islam yang berkualiti, yang mempraktikkan Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka bukan masuk Islam pada nama saja. Sebahagian dari mereka masih mengekalkan nama Kristian, tapi mereka adalah Muslim yang berkualiti. Mereka ini malah patut menjadi contoh teladan kepada umat Islam di Timur apatah lagi di Timur Tengah.

Mengapa? Kerana keperibadian mereka, jelasnya cara mereka berinteraksi sesama mereka dan bila berhadapan dengan bukan Islam, adalah berhemah lagi bersopan. Mereka berdakwah menerusi peribadi yang baik. Mereka elakkan dari bergaduh, tuduh-menuduh atau mempersendakan sesama sendiri. Sebaliknya mereka berpakat dan menyusun strategi dan taktik yang mantap untuk meramaikan saudara-saudara baru Islam yang berkualiti. Mereka menjalani cara hidup yang 'Islamik' dan mereka Muslim. Maka sesiapa yang memperhatikan cara hidup mereka akan tertarik kepada Islam.

Adakah kita yang lahir dalam keluarga Muslim telah menjadi contoh teladan yang baik kepada sesiapa saja kawan-kawan kita yang bukan Islam? Maksudnya, adakah mereka nampak bahawa kita adalah 'practising Muslims'? Berdakwah tidak semestinya menyeru mereka secara terus-terang agar masuk Islam. Itu dakwah secara langsung. Dakwah secara tidak langsung mungkin lebih dialu-alukan tanpa disedari. Apa dia?

Mereka lihat kita menunaikan janji apabila berjanji. Mereka lihat kita solat bila masuk waktu. Mereka rasa lebih senang bila bersama dengan kita berbanding bila bersama rakan seagama dengan mereka. Mereka lihat kita hormat pada mereka. Mereka lihat kita memahami mereka dan tidak merendah-rendahkan pegangan mereka dsb. Ada lagi? Ada:

Mereka lihat kita sesama Muslim tidak bergaduh, tidak tuduh-menuduh, tidak kafir-mengkafir antara satu sama lain. Mereka dapat lihat golongan ulama' menyeru kepada perpaduan, bukan kepada perpecahan. Mereka lihat walaupun ada perbezaan pendapat, namun umat Islam tidaklah hingga bergaduh sesama sendiri, malah saling faham-memahami. Mereka lihat umat Islam bijak dalam politik dan amalkan politik yang sihat dsb. Ada lagi? Ada:

Mereka dapat lihat bahawa umat Islam tidak minum arak, tidak berjudi, tidak berzina. Mereka dapat lihat umat Islam jadi kuat kerana sistem zakat. Yang kaya membantu yang miskin hingga sukar untuk ditemui umat Islam yang miskin. Mereka dapat lihat bahawa umat Islam adalah berkualiti, membaca Al-Qur'an, memahaminya, dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka lihat umat Islam maju kerana berpegang teguh pada ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah. Mereka lihat umat Islam hormat kepada alim ulama' kerana alim ulama' melakukan dakwah bukan kerana wang atau kerana sesuatu kepentingan peribadi bersifat duniawi, tapi semata-mata kerana Allah SWT. Banyak contoh baik yang mereka dapat lihat.

Sudah wujudkah contoh-contoh yang baik itu di Timur? Ia sudah wujud, namun mungkin kualitinya belum memuaskan hingga boleh mencapai tahap bahan dakwah secara tidak langsung. Orang Islam ramai, tapi yang 'Islamik' atau apa yang mereka (bukan Islam) sebut sebagai 'practising Muslims' tidak ramai. 'Practising Muslims' bukan terletak pada melaksanakan ibadah khusus seperti solat, puasa, zakat, haji. 'Practising Muslims' menjadikan cara hidup mereka keseluruhannya menurut suruhan Islam. Maknanya, mereka solat dan mereka tidak terima rasuah. Mereka solat dan mereka tidak pecah amanah. Mereka solat dan mereka saling hormat-menghormati dan faham-memahami sesama mereka. Mereka solat dan mereka bersungguh-sungguh untuk jadi contoh teladan yang baik.

Semoga Nota yang tidak sepertinya ini boleh jadi bahan renungan saya dan sahabat-sahabat yang sudi memikirkannya. Mudah-mudahan kita akan berubah menuju tahap 'practising Muslims' yang boleh jadi contoh. Mungkin ilmu agama kita tinggi, tapi mungkin masih ada tindak-tanduk kita yang belum benar-benar mencerminkan ketinggian ilmu yang ada pada kita itu dipraktikkan dengan baik. Kita mungkin popular dan sering berceramah di sana-sini, tapi mungkin ada terselit kata-kata yang kurang manis didengar atau tidak sesuai untuk dikatakan oleh orang berilmu seperti kita. Kita sendiri perlu berubah, bukan orang biasa saja yang perlu berubah.

Ringkasnya, kita bersyukur ke hadrat Allah SWT kerana kini sudah jadi kenyataan bahawa umat Islam adalah paling ramai di atas muka bumi. Namun kita perlulah menjadi Muslim yang berkualiti, lagi diredhaiNya.

Saya mohon maaf jika terdapat kekurangan dan kesilapan dalam Nota ini. Sebagai seorang yang jahil, saya sekadar berkongsi pendapat sesuai dengan kejahilan saya. Semoga ada manfaatnya pada diri saya sendiri dan juga kepada sahabat-sahabat yang saya kasihi kesemuanya.

~WALLAHUALAM~


Author : Unknown Time : 10:20:00 am Total Comment : 0

Susu kambing kurus :::




Selama tiga hari menyembunyikan diri di Gua Hira’, bekalan makanan dihantar oleh anak Abu Bakar sendiri, iaitu Asma’. Selepas itu, Nabi Muhammad dan Abu Bakar meneruskan perjalanan ke destinasi seterusnya iaitu Yathrib (Madinah).

Perjalanan mereka disertai dua orang rakan lain iaitu Amir bin Fuhairah dan Abdullah bin Uraiqith. Mereka berjalan merentasi padang pasir, gunung...-ganang serta merempuh ribut pasir untuk meneruskan usaha menyebarkan Islam kepada penduduk di sana.

Pada suatu hari, ketika merentasi padang pasir, Nabi Muhammad ternampak sebuah khemah di tengah padang pasir. Mereka mendekatinya dengan niat mahu meminta bantuan atau membeli makanan.

Kedatangan mereka di sambut oleh seorang gembala kambing yang pemurah bernama Ummi Ma’bad,. Wanita ini bersama suaminya, Abu Ma’bad memang sengaja memasang khemah di tengah padang pasir itu untuk membantu para kafilah yang lalu lalang. Selalunya pasangan suami isteri ini akan dibayar sedikit wang oleh para kafilah atas bantuan yang diberi.

Mereka tiba dalam keadaan letih, lapar dan dahaga. Mereka berhasrat untuk membeli daging dan kurma daripada wanita itu. Tetapi ketika itu suami Ummi Ma’bad sudah keluar mengembala kambing di samping mencari pelanggan dari kalangan kafilah yang lalu. Jadi, tiada apa-apa yang boleh Ummi Ma’bad jual kepada tetamunya yang sedang kelaparan itu.

Ketika itu, Ummi Ma’bad tidak mengenali lelaki dihadapannya ialah seorang Nabi, lelaki mulia yang menjadi sebutan seluruh tanah Arab ketika itu. Sangkanya lelaki itu sama seperti lelaki dari kafilah lain yang singgah meminta bantuan. Seketika kemudian, Nabi Muhammad terpandang seekor kambing kurus yang tertambat di tepi khemah.

“Apakah kambing itu mempunyai susu untuk diperah?” Nabi Muhammad bertanya.

“Kambing itu terlalu lemah dan kurus, tuan. Tidak mungkin ia ada susu,” balas Ummi Ma’bad. Dia merasa hampa kerana gagal membantu tetamunya yang dalam kesusahan.

Sebaliknya Nabi membalas, “Tidak mengapa. Tetapi, bolehkah anda benarkan saya memerahnya?”

“Jika tuan fikir ia mempunyai susu, maka perahlah.” Ummi Ma’bad memberi kebenaran.

Nabi Muhammad mendekati kambing itu dan mengusapnya perlahan. Dia berdoa, membaca nama Allah dan mula memerah. Dengan izin Allah, susu kambing keluar dengan banyak. Lalu susu itu diisi ke dalam mangkuk. Kemudian, susu itu diberikan kepada Ummi Ma’bad dan tiga orang sahabatnya yang keletihan.

Selepas tiga orang sahabatnya kenyang, barulah giliran Nabi meminumnya. Kemudian dia memerah semangkuk lagi dan menyerahkan kepada Ummi Ma’bad sebagai bekalan. Sejurus kemudian, rombongan itu mengucapkan terima kasih lalu meneruskan perjalanan ke kota Madinah.

Tidak lama kemudian, suaminya, Abu Ma’bad pulang bersama sekawan kambingnya yang kurus kerana tidak cukup makanan. Selepas melangkah masuk ke dalam khemah, dia terperanjat melihat ada semangkuk susu segar. Dia kehairanan kerana pada pengetahuannya, semua kambingnya kurus kering dan kekurangan makanan. Tidak mungkin kambingnya boleh mngeluarkan susu sesegar itu.

Ummi Ma’bad menceritakan mengenai kedatangan empat orang lelaki Quraisy ke khemah mereka tadi. Dia menyatakan kagumnya dengan lelaki itu. Katanya, lelaki itu punya sepasang tangan yang cukup berkat kerana berjaya memerah susu daripada kambing yang kurus itu.

“Ceritakan bagaimana paras orang itu, Ummi Ma’bad,” pinta Abu Ma’bad.

“Dia seorang yang pembersih. Mempunyai wajah yang bercahaya dan tingkah laku yang sangat baik,” kata Ummi Ma’bad.

Kemudian dia menyambung, “Rupanya sangat cantik. Matanya hitam, bulu keningnya lebat, suaranya garau manakala tengkuknya panjang. Dia mempunyai janggut yang lebat dan betis yang panjang. Kulitnya pula kemerah-merahan serta bercelak.” Dia berhenti berbicara. Abu Ma’bad pula diam mendengarnya.

“Dia sangat tenang jika berdiam diri. Apabila bercakap, dia kelihatan hebat. Jika dilihat dari jauh, dia seorang yang amat cantik dan kelihatan cerah, manis dan bagus. Dia seorang yang terlalu sempurna, serta mempunyai teman-teman yang sayang kepadanya. Jika dia bercakap mereka mendengar dan menurut perintahnya.” Ummi Ma’bad memperincikan sifat lelaki yang ditemuinya.

Abu Ma’bad kagum mendengarnya. “Demi Allah, itulah lelaki Quraisy yang disebut-sebut di Mekah. Aku memang bercita-cita hendak mengikutnya. Jika aku ada peluang, aku akan lakukan!”

Mendengar kata-kata suaminya, Ummi Ma’bad tidak berlengah lagi. Dia menyiapkan barang-barang keperluan lalu berangkat ke Madinah mengikut jejak tetamunya tadi. Di sana, mereka memberikan taat setia dan menjadi pengikut Islam yang sejati.

Sejak itu, nama Ummi Ma’bad atau nama asalnya Atikah binti Khalid al-Khuzaiyah tercatat dalam sejarah Islam kerana bijak dan fasih dalam menerangkan sifat Nabi. Ungkapan yang digunakannya begitu halus, lembut, terperinci dan penuh berperasaan sekaligus membuktikan ketajaman akalnya.

Wallahualam....

01/06/2012

Author : Unknown Time : 11:18:00 am Total Comment : 0

Mas kahwin Fatimah



Ketika Allah memerintahkan Rasulullah untuk mencarikan suami bagi anaknya, Rasulullah memanggil semua sahabatnya tanpa sebarang diskriminasi.

“Allah memerintahkan aku untuk memberitahu kamu bahawa sesiapa yang mampu membaca seluruh Al-Qur’an pada malam, ini boleh menikahi puteriku, Fatimah, jika dia menerimanya,” kata Rasulullah.

Malam itu, semua sahabat berusaha menyelesaikan seluruh bacaan Qur’an, kecuali Ali bin Abi Talib yang pulang ke rumah untuk tidur. Ketika Bilal mengumandangkan azan subuh, semua orang berkumpul di masjid termasuk Rasulullah saw.

Ketika Nabi menanyakan siapa yang sudah menyelesaikannya, tidak seorangpun menjawabnya, kerana amat susah menamatkan 30 juz dalam waktu 7-8 jam saja. Namun Ali bin Abi Talib berkata, “Ya Rasulullah saw, aku telah menamatkan seluruh Al-Quran semalam.”

Sahabat-sahabat yang lain melihat ke arah Ali dengan hairan. “Bagaimana kamu menyelesaikannya? Bukankah kamu tidur semalaman,” tanya salah seorang dari mereka.

“Tidak, aku memang menyelesaikannya,” Ali menjawab.

“Siapa saksimu, Ali?” soal Rasulullah saw.

“Allah adalah saksiku dan engkau, ya Nabi saw adalah juga saksiku,” Ali menjawab ringkas.

“Aku membaca ‘Laa ilaha ill Allah, Muhammad Rasulullah’ sebanyak 3 kali, Astaghfirullah (70 kali), Surah Al Fatihah (1 kali), Surah Al Ikhlas (3 kali), Surah Al Falaq (1 kali), Surah An Naas (1 kali), Laa ilaha ill Allah (10 kali), dan Selawat Nabi ‘Allahumma solli alaa Muhammadin wa alaa ali muhamaddin wa salim’ sebanyak 10 kali,” Ali menyambung.

“Sebagaimana Allah memberi kesaksian, aku juga memberi kesaksian bahwa Ali telah menyelesaikan seluruh bacaan Qur’an. Jika kamu membaca seperti apa yang dibaca oleh Ali, sama seperti dia membaca 30 juzuk Al Qur’an,” kata Rasulullah saw.

“Fatimah, apakah engkau menerima Ali sebagai suamimu?” Rasulullah saw. bertanya pada puterinya.

“Dengan satu syarat,” Fatimah menjawab.

Semua sahabat mulai memandang pada Ali, Fatimah dan kemudian kepada Nabi. Ketika Nabi saw berfikir mengapa Fatimah mengajukan syarat itu, malaikat Jibril turun dan berkata pada beliau, “Wahai Nabi, jangan tergesa-gesa mengambil keputusan, Allah Yang mengatakan padamu untuk menanyakan syarat apa yang ingin dia ajukan.”

“Apa syaratmu, Fatimah ?” tanya Rasulullah saw.

“Syarat itu bukan untuk Ali, tapi dari diriku sendiri. Jika ini dipenuhi, maka aku menerimanya. Jika tidak, aku menolak untuk menikah dengan Ali” jawab Fatimah.

Kemudian Jibril mengingatkan Rasulullah saw. akan pesan Allah untuk menanyakan apa syarat yang diinginkannya.

“Sekarang dengarkan apa yang Allah letakkan pada hati Fatimah, sebagai manfaat dan darjat para wanita dalam kerohanian, ” kata Jibril

“Apa syaratmu, Fatimah?” sekali lagi Nabi bertanya

“Aku selalu mendengarmu berdoa bagi umatmu siang dan malam. Engkau mengatakan Ya Allah, izinkan aku memimpin umatku untuk-Mu! Ampuni mereka ! Sucikan mereka! Angkatlah semua dosa-dosa, kesulitan dan beban-beban mereka!” jawab Fatimah,

“Aku mendengarmu ya Rasulullah, dan melihat bagaimana engkau menderita demi umatmu. Dari apa yang engkau tuturkan, aku tahu bahwa ketika wafat, dalam kubur, dan kiamat nanti engkau akan selalu menyebut, Umatku..Umatku ! Pada Allah. sebagaimana cintamu pada umatmu seperti itu juga yang ada dalam hatiku. Aku ingin seluruh umatmu sebagai mas kahwinku. Jika engkau menerimanya, aku bersedia menikah dengan Ali,” sambung Fatimah sebagai menyatakan keinginannya.

Apa yang diminta oleh Fatimah adalah seluruh umat Nabi, semua tanpa terkecuali sebagai mas kahwinnya. Oleh itu kerana ia tidak terletak ditangannya, Rasulullah perlu menunggu kedatangan Malaikat Jibril yang lama tidak juga menampakkan dirinya.

“Allah menyampaikan Assalamu'alaikum kepadamu dan menerima permintaan Fatimah. Allah swt menganugerahan apa yang dimintanya sebagai mas kahwin untuk bernikah dengan Ali,” kata Jibril ketika dia datang.

Segera Nabi berdiri dan mengerjakan solat 2 rakaat sebagai rasa syukur pada Allah swt. Fatimah ternyata mementingkan pengorbanannya bagi umat Nabi saw. Tidak seorang umat pun yang akan berada diluar mas kahwin Fatimah, kerana jika Allah menarik satu umat dari mas kahwin itu, maka pernikahannya dengan Ali dianggap tidak sah. 
 
Wallahualam

Author : Unknown Time : 11:02:00 am Total Comment : 0

Kisah Pengantin Sederhana – Fatimah dan Ali :::



 
 
Ketika Nabi Muhammad menikahkan Fatimah dengan Ali bin Abi Talib, beliau mengundang Abu Bakar, Umar, dan Usamah untuk membawakan “persiapan” Fatimah. Mereka bertanya-tanya tentang persiapan yang dikatakan oleh Rasulullah untuk puteri kesayangannya itu. Kemudian, mereka mendapati bahawa persiapan tersebut hanyalah alat penggiling gandum, kulit binatang yang disamak, kendi dan sebuah piring.

Apabila Abu Bakar mengetahui hal itu, dia menangis.“Wahai Rasulullah, apakah ini sahaja persiapan untuk Fatimah?” soalnya.

Nabi Muhammad pun menenangkannya lalu menjawab dengan lembut. “Wahai Abu Bakar, ini sudah cukup bagi orang yang berada di dunia.”

Fatimah yang menjadi pengantin pada hari itu, kemudian keluar daripada rumahnya dengan memakai pakaian yang cukup bagus, tetapi dengan 12 kesan tampalan pada pakaiannya.Tiada langsung solekan, apatah lagi perhiasan yang mahal.

Setelah Fatimah dan Ali dinikahkan, Fatimah senantiasa menggiling gandum dengan tangannya, membaca Al-Quran dengan lidahnya, menafsirkan kitab suci dengan hatinya, dan menangis dengan matanya.

Bagi Rasulullah, membuat majlis yang besar untuk pernikahan puterinya bukanlah satu masalah. Namun baginda, sebagai seorang yang menjadi model bagi umat manusia, “kemegahan” akan majlis pernikahan puterinya bukan ditunjukkan melalui sesuatu yang bersifat duniawi. Rasullullah cuma menunjukkan bahawa kemegahan melalui kesederhanaan dan sifat qanaah itu adalah kekayaan hakiki.

Rasululllah bersabda, “Kekayaan yang sejati adalah kekayaan iman, yang tercermin dalam sifat qanaah”.

Iman, kesederhanaan, dan qanaah adalah suatu yang tidak boleh dipisahkan. Seseorang beriman, terserlah dari kesederhanaan hidupnya dan kesederhanaan itu terhasil dari sifatnya yang qanaah. Qanaah adalah sebuah sikap yang menerima ketentuan Allah dengan sabar; dan menarik diri dari kecintaan pada dunia.

Rasulullah bersabda, “Qanaah adalah harta yang tak akan hilang dan satu simpanan yang tak akan lenyap.”

Wallahualam.....

23/05/2012

Author : Unknown Time : 5:16:00 pm Total Comment : 0

Asal Usul Kaum Syiah

Asal Usul Kaum Syiah

Saidina Uthman bin Affan diangkat menjadi Khalifah selepas Umar bin Khatab dibunuh oleh musuh dalam selimut daripada golongan kaum munafik. Ketika itu, keadaan masih lagi dilanda pergolakan dan keresahan.
Dengan ketegasan sikap dan kebijaksanaan Uthman, suasana pemerintahan dapat dikendalikan secara aman dan pada masa itu, ramai pemeluk Islam, termasuk seorang pemuda Yahudi dari Yaman bernama Abdullah bin Saba'.

Bagaimanapun, Abdullah bin Saba' mempunyai tujuan lain apabila memeluk Islam. Dia berharap Khalifah selaku penguasa negara Islam akan memberi penghormatan kepadanya lalu dia berangkat ke Madinah dan meminta izin mengharap Khalifah.

Dia kemudian menyampaikan keinginannya supaya diberi kedudukan tinggi di satu jabatan terpenting dalam bidang apa saja. Namun Khalifah Uthman menolak dan berkata," Aku hanya Pelayan Umat, aku diangkat menjadi Khalifah bukan atas keinginan aku, tetapi kesepakatan umat Islam".

Khalifah Uthman berkata lagi,"Tidakkah tuan tahu bahawa jawatan bukan satu kehormatan, tetapi satu amanah. Apakah tuan sanggup memikul amanah itu, sedangkan tuan baru memeluk Islam dan lebih daripada itu tidak layak sesuatu kedudukan diminta atau diminati kerana Allah yang memberi atau mencabut kedudukan seseorang".

Akibat dari peristiwa itu, Abdullah bin Saba' menyimpan dendam kepada Khalifah Uthman, umat Islam dan Agama Islam. Maka, antara dakyahnya ialah menabur fitnah kepada orang ramai yang pewaris Nabi dan Khalifah yang sah adalah Saidina Ali bin Abi Talib.

Sebahagian daripada masyarakat terpengaruh dengan hasutan itu sehingga mereka menubuhkan kumpulan yang dipanggil SYIAH SABA'IYAH iaitu kaum Syiah sekarang ini.

Berita busuknya fitnah yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba' sehingga dia berani berkata," Sesungguhnya yang menjadi Nabi pilihan Allah adalah Ali bin Abi Talib. Hanya kebetulan pada ketika itu malaikat Jibrail mengantuk sehingga wahyu Allah diberikan kepada Muhammad, iaitu orang yang tidak berhak".

Mendengar khabar beracun itu, Ali bin Abi Talib sangat marah dan ketika beliau diangkat menjadi khalifah keempat mengganti Uthman, beliau memerintahkan Abdullah bin Saba' diusir dari Madinah.

Wallahualam....

22/05/2012

Author : Unknown Time : 4:52:00 pm Total Comment : 0

Pokok Semalu Yang tahu malu..

Pokok Semalu Yang tahu malu..


Pada suatu hari, Rasulullah s.a.w berjalan-jalan ...bersama puteri baginda, Saidatina Fatimah r.a. Setibanya mereka berdua di bawah sebatang pohon tamar, Fatimah terpijak pohon semalu, kakinya berdarah lalu mengadu kesakitan.

Fatimah mengatakan kepada bapanya apalah gunanya pohon semalu itu berada di situ dengan nada yang sedikit marah. Rasulullah dengan tenang berkata kepada puteri kesayangannya itu bahawasanya pohon semalu itu amat berkait rapat dengan wanita.

Fatimah terkejut. Rasulullah menyambung kata-katanya lagi. Para wanita hendaklah mengambil pengajaran daripada pohon semalu ini dari 4 aspek.

Pertama, pohon semalu akan kuncup apabila disentuh. Ini boleh diibaratkan bahawa wanita perlu mempunyai perasaan malu (pada tempatnya).

Kedua, semalu mempunyai duri yang tajam untuk mempertahankan dirinya. Oleh itu, wanita perlu tahu mempertahankan diri dan maruah sebagai seorang wanita muslim.

Ketiga, semalu juga mempunyai akar tunjang yang sangat kuat dan mencengkam bumi. Ini bermakna wanita solehah hendaklah mempunyai keterikatan yang sangat kuat dengan Allah Rabbul Alamin.

Dan akhir sekali, semalu akan kuncup dengan sendirinya apabila senja menjelang. Oleh itu, para wanita sekalian, kembalilah ke rumahmu apabila waktu semakin senja.

Ambillah pengajaran dari semalu walau pun ia hanya sepohon tumbuhan yang kecil.

12/05/2012

Author : Unknown Time : 12:43:00 pm Total Comment : 0

Setiap anak ada rezeki :::~



Jangan abaikan rezeki yang dianugerahkan Allah SWT.- (gambar hiasan)

Setiap anak yang dilahirkan telah ditentukan rezekinya oleh ALLAH SWT. Dengan itu, ibu bapa secara langsung turut sama menumpang rezeki anak.

Ada juga kes insan tidak mensyukuri kurniaan ALLAH ini dengan tindakan kejam seperti membuang anak mereka di merata tempat sehingga menyebabkan kematian. Ini bermakna dia juga membuang rezeki bersama anak tersebut.

Pakar Motivasi dan Kaunseling Keluarga, Dr Robiah Kulup Hamzah berkata, anak adalah hadiah daripada ALLAH. Setiap anak juga memang ada rezekinya yang perlu dicari oleh ibu bapanya.

Menurutnya, masyarakat jangan salah faham apabila mengatakan setiap anak ada rezekinya. Maknanya, setiap rezeki yang ada pada anak tersebut harus diusahakan oleh ibu bapanya untuk mencari.

“Bukan hanya menunggu rezeki itu datang bergolek bersama anak selepas dilahirkan. Mungkin ada yang memakan masa lama atau sekejap sahaja selepas bayi dilahirkan. Itu semua ketentuan ALLAH.

“Memang ALLAH telah tentukan setiap anak ada rezekinya. Tetapi jika tidak diusahakan ibu bapa yang menjaganya, maka rezeki itu tidak ditemui,” katanya kepada penulis.

Robiah berkata, rezeki yang dimaksudkan bukanlah berbentuk harta semata-mata, tetapi boleh datang dalam pelbagai bentuk misalnya rezeki kebahagiaan, keharmonian dan ketakwaan kepada ALLAH.

“Misalnya, selepas melahirkan anak. Jawatan ibu atau bapa di tempat kerja dinaikkan. Maka itu adalah antara rezeki yang perlu dikongsi bersama anak.

“Jangan anggap rezeki tersebut atas usaha sendiri sahaja atau secara kebetulan, tetapi semuanya diaturkan ALLAH kepada umat yang mensyukuri nikmat yang diberikan-Nya,” katanya.

Jangan sombong

Justeru, kata Robiah, ibu bapa juga jangan sombong dengan rezeki diperoleh. Seolah-olah rezeki tersebut adalah hak sepenuhnya ke atasnya.

“Jangan sombong dengan anak, jangan sombong dengan ALLAH. Jika sombong, semua rezeki tersebut boleh ditarik ALLAH.

“Kadang-kadang kedengaran ibu bapa menegah anaknya daripada mengambil duitnya disebabkan segala harta itu diperoleh daripada usaha kerasnya bekerja siang malam. Padahal dia lupa bahawa semua rezeki itu mungkin daripada anak yang perlu dikongsi,” katanya.

Tambah Dr.Robiah lagi, mungkin tidak ramai sedar bahawa kehadiran anak adalah pemberi motivasi kepada ibu bapa untuk bekerja bersungguh-sungguh dalam membesarkan anak mereka sesempurna diingini.

“Jika betul acuannya, maka anak ini akan memberi banyak kebaikan kepada ibu bapanya. Ibu bapa berperanan mencorak mereka sejak daripada kecil hingga dewasa sama ada menjadi insan berguna atau sebaliknya.

“Anak jugalah yang akan membela ibu bapanya apabila usia emas kelak. Jika tiada mereka, siapa yang akan menjaga ketika mereka terlantar sakit,” katanya.

Maka katanya, jagalah anak selayaknya agar mereka boleh berbakti kepada ibu bapanya kelak dan terus menyayangi, di samping sentiasa bersyukur kehadiran mereka di dalam keluarga.

“Doa anak soleh juga penting kepada ibu bapa apabila meninggal dunia, agar dilepaskan daripada azab seksa neraka.

“Segalanya bergantung kepada didikan ibu bapa terhadap anak (termasuk didikan agama) dan sentiasa menjaga amanah diberikan ALLAH kepada mereka dengan sebaiknya atau sebaliknya” katanya.

Apa yang penting kata Dr.Robiah, ibu bapa perlu jaga hubungan dengan anak dan ALLAH. Berilah didikan seperti mana dianjurkan oleh agama dan sunahnya.

“Sekiranya salah didikan maka hancurlah anak tersebut tidak dapat mendoakan sekiranya ibu bapa telah meninggal dunia.

“Selain itu ibu bapa jangan takbur dengan anak, setiap rezeki ada bahagiannya untuk anak. Anak jadi penyebab kepada rezeki,” katanya.

Salah niat boleh syirik

Dr.Robiah berkata, anak juga penyambung kepada amalan ibu bapa. Mereka akan mewarisi apa yang dilakukan ibu bapa. Jika amalan ibu bapa baik, maka baiklah akan diikuti anak. Begitu juga dengan sebaliknya.

“Nama baik keluarga akan terus terjaga sekiranya anak membesar dengan sempurna dan perwatakan baik seperti ibu bapanya.

“Tambahan, penyambung zuriat ini juga pengerat hubungan keluarga, mereka juga boleh menghuru-harakan keluarga. Justeru ibu bapa memainkan peranan penting dalam mendidik anak agar memperoleh kebahagiaan keluarga,” katanya.

Apa yang menyedihkan katanya, ada beranggapan anak menjadi beban kepada ibu bapa. Disebabkan itu, ada segelintir ibu bapa tidak mahu menambah anak kerana memikirkan beban bakal dihadapi.

“Tanggapan tersebut, boleh jatuh menjadi syirik kerana menolak rezeki daripada ALLAH. Ia juga terjadi apabila ibu bapa tidak ikhlas menerima anak di dunia ini.

“Jika tidak ikhlas maka rezeki tidak berkat dan kosong semula rezeki anak itu yang tertulis oleh ALLAH,” katanya.

Ditanya kebanyakan ibu kini mengambil kaedah perancang keluarga katanya, perlu lihat pada niat ibu tersebut menggunakannya dan kaedah digunakannya sama ada mengikut cara dibenarkan oleh Islam atau tidak.

Kesimpulannya, apa yang penting betulkan niat apabila mahu melahirkan ataupun mempunyai anak. Ini kerana setiap daripada mereka ada rezekinya dan ibu bapa perlu faham semua ketentuan ini.

Firman ALLAH SWT yang bermaksud: “Dan janganlah kalian membunuh anak kalian kerana takut miskin Kami adalah memberi rezeki mereka dan kepada kalian sungguh membunuh mereka adalah dosa besar.” (Surah Al-Isra’: 31)

Wallahualam.....

11/05/2012

Author : Unknown Time : 9:18:00 pm Total Comment : 0

Garam dan amalan sunnah ::::



Amalan Rasulullah S.A.W memakan secubit garam sebelum dan selepas makan kini dibuktikan oleh sains bahawa tabiat ini menambahkan keberkesanan perut untuk menghadam makanan dan menghindarkan perut dari menyerap racun.

Pada zaman Yunani, Tentera Yunani ( askar Greek ) dibayar gaji menggunakan garam .Begitu juga dengan episod penjajahan negara kecil oleh negara besar dengan mengenakan hukuman penjara kepada penentang mereka .Apabila dipenjarakan, mereka ( penentang ) akan diberi makanan seperti roti dan air tanpa garam .Walaupun kerap dihidangkan dengan roti dan air tanpa garam, badan mereka tetap lemah memandangkan kurangnya kandungan garam dalam badan.

SUNNAH-SUNNAH BERKAITAN GARAM

Dari Abdullah Bin Umar

” Sesungguhnya ALLAH menurunkan empat perkara berkat (mempunyai kebaikan) dari langit ( menerusi hujan ) ke bumi iaitu beis, api ,air dan garam”

Hadis Riwayat Al-Baghawiy dalam tafsirnya .

Dari Anas Bin Malik, nabi bersabda ” Penghulu segala lauk pauk kamu ialah garam .

Hadis riwayat Ibnu Majah

” Tiadalah akan baik makanan itu melainkan dengan garam “

Antara kegunaan garam dalam perubatan Islam

Dalam kitab perubatan Islam, untuk penyakit dari laut maka untuk keluarkannya dari badan/merawatnya dari laut juga iaitu menggunakan air garam. Antaranya:

1. Penyakit Ghaut – timbus anggota badan atau bahagian yang bengkak dengan pasir laut ( tepi pantai ) 1 – 2 jam kemudian mandi air laut.

2. Kalau tinggal di bandar seperti , goreng 1 – 2 genggam garam kasar sampai kekuningan kemudian demah/tuam di bahagian yang bengkak atau sakit. Garam itu dibungkus dengan kain.

3. Guna cara yang sama seperti di atas untuk penyakit lenguh-lenguh sendi, sakit kepala, senggugut. Kalau sakit lelah demah/tuam pada tapak kaki.

4. Elak mabuk semasa perjalanan dengan meminum madu dan secubit garam atau air suam dan secubit garam sebelum memulakan perjalanan

5. Mengembalikan tenaga untuk orang yang bekerja berat seperti bertani, bersukan dan seumpamanya – minum air suam dan sedikit garam.

6. Cuci perut : minum air suam dan satu butir garam kasar sebelah pagi.

…lagi tentang terapi garam boleh di baca di dalam web berikut : http://www.homemadebodycleanse.com/master-cleanse/salt-water-flush.htm . Antara petikan dari web tersebut adalah :

A Saltwater flush is a simple method. All you have to do is to get up early in the morning, prepare a mixture of lukewarm water and add two teaspoons of sea salt. Drink the mixture before eating anything. In an hour’s time, you may have a number of bowel movements. In case there is no bowel movement, you need to add bit more quantity of salt to the mixture or drink more water to help in the flushing process. This method is safe, as your body does not become dependent on the procedure as compared to chemical laxatives

Begitulah hebatnya pengajaran dari Hadis & Al-Quran kerana Al-Quran dan hadis diturunkan oleh Allah untuk manusia ciptaanNya. Allah jua yang Maha Mengetahui tentang makhluk ciptaan Nya.

Wallahualam.....

27/04/2012

Author : Unknown Time : 9:44:00 am Total Comment : 0

Mukjizat Nabi Muhammad SAW



بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Mukjizat Nabi Muhammad SAW 
.
Mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallammerupakan sebuah bukti bahawa Baginda adalah benar-benar utusan Allah, yang membawa misi menyelamat bagi umat manusia di muka bumi ini. Berikut adalah sebahagian kisah-kisah hikmah dan mukjizat-mukjizat (miracles) Rasullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang boleh anda renungi hikmah disebalik setiap satunya…
.

1.  Mukjizat Sebelum Menjadi Rasul

.
- Aminah binti Wahab, ibu Muhammad pada waktu mengandungkan Muhammad tidak pernah merasa letih seperti pada wanita umumnya.
- Ketika melahirkan Muhammad, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita lainnya.
- Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhatan.
- Pada usia 5 bulan Baginda sudah pandai berjalan, usia 9 bulan sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun sudah boleh dilepaskan bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
- Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susu Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya dia dinyatakan telah kering susunya.
- Abdul Muthalib, datuk kepada Muhammad menceritakan bahawa berhala yang ada di Kaabah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud ketika kelahiran Muhammad. Dia juga menceritakan bahawa dia mendengar dinding Kaabah bersuara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
- Ketika Muhammad berusia empat tahun, perutnya dibedah oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badwi. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah. Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran lengkap bahawa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengeluarkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.” Peristiwa seperti itu juga berulang 50 tahun kemudian sewaktu Nabi Muhammad diisra’kan dari Makkah ke Jerusalem lalu dimikrajkan ke Sidratul Muntaha.
- Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, dia telah dibimbing oleh Allah. Ianya mulai nampak setelah ibu dan datuknya meninggal. Dikisahkan bahawa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta dia merasa mengantuk yang teramat dan tidur di jalan sehingga dia tidak mengikuti pesta tersebut, kerana dia dipelihara oleh Allah dari berpesta mengikut umat jahiliyyah.
- Pendeta Bahira menceritakan bahawa dia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad ketika itu berusia 12 tahun sedang beristirehat di wilayah Bushra dari perjalanannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syria. Pendeta Bahira menceritakan bahawa kedatangan Muhammad ketika itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari.
- Pendeta Bahira itu juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah Khatamun Nubuwah / ’cop kenabian’ (tanda kenabian) di kulit lambungnya.
- Mukjizat lain adalah Muhammad pernah memendekkan perjalanan. Kisah ini terjadi ketika pulang dari Syria. Muhammad diperintahkan Maisarah membawakan suratnya kepada Khadijah ketika perjalanan masih 7 hari dari Mekah. Namun, Muhammad sudah sampai di rumah Khadijah tidak sampai satu hari. Dalam kitab as-Sab’iyyatun fi Mawadhil Bariyyat, Allah memerintahkan pada malaikat Jibril, Mikail, dan awan untuk membantu Muhammad. Jibril diperintahkan untuk melipat tanah yang dilalui unta Muhammad dan menjaga sisi kanannya sedangkan Mikail diperintahkan menjaga di sisi kirinya dan awan diperintahkan menaungi Muhammad.
.
.

2.  Mukjizat Terbesar

.
a.  Israk dan Mikraj
Isra ke Masjidil Aqsa, Palestine dari Masjidil Haram, Mekkah lalu Mi’raj ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh dari Baitul Maqdis tidak sampai satu malam pada tanggal 27 Rajab tahun 11 Hijriah.
.
b.  Menerima Suruhan Solat 5 Waktu
Pada akhir tahun pertama kenabian turun wahyu yang memerintahkan kewajiban solat lima waktu dan dengan turunnya solat  lima waktu itu lalu hukum solat ‘Lail’ (malam) yang wajib diubah menjadi sunnah. Seperti mana yang disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Muzzammil ayat 20:
.
c.  Menerima Al-Qur’an
Al-Qur’an sebagai Firman atau kata-kata Tuhan yang diturunkan melalui Baginda, seorang yang ‘ummi’ iaitu tidak tahu membaca dan menulis. Al-Qur’an yang diturunkan kepada Baginda yang ummi tanpa tandingan atau tiruan dari mana-mana pihak sekalipun dan kesempurnaan/rahmat bagi seluruh alam dan makhluk.
.
d.  Memecahkan dan mencantumkan bulan.
Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Makkah.
Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas r.a. bahawa penduduk Makkah meminta kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk memperlihatkan tanda kerasulannya kepada mereka. Maka baginda Sallallahu Alaihi Wasallam memperlihatkan bulan yang terbelah menjadi dua, sehingga mereka pun melihat jarak antara keduanya.
 Bukhari meriwayatkan dari Ibnu mas’ud r.a. berkata, “Pada zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam, bulan pernah terbelah menjadi dua. Sebelah berada di atas gunung dan satunya lagi di tempat lain, lalu baginda bersabda, “Saksikanlah”.
.
.

3.  Peristiwa-peristiwa di dalam ‘Ghuzwah’ (Perang)

.
a.  Air keluar dari jari-jemari Rasulullah SAW
Mengeluarkan air dari jari-jarinya untuk menghilangkan haus para tentera Islam.
Dari Tsabit r.a bahawa, “Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berdoa untuk mendapatkan air. Lalu baginda datang dengan membawa sebuah bekas yang cukup besar yang di dalamnya ada sedikit air. Baginda Sallallahu Alaihi Wasallam meletakkan jari-jari tangannya di dalam bekas itu. Ku lihat air memancar dari jari-jarinya. Semua orang dapat mengambil wuduk dari air itu padahal aku memperkirakan mereka yang wuduk ada seramai tujuh puluh hingga ke lapan puluh orang.”  (Riwayat Bukhari dan Muslim)
.
b.  Perigi yang kering kembali berair.
Muslim meriwayatkan dari Salamah bin Al Aqwa ia berkata , “Kami yang berjumlah seribu empat ratus orang tiba di Hudaibiyyah bersama nabi Sallallahu Alaihi Wasallam. Kami semua dan empat puluh ekor kambing yang dibawa tidak mendapatkan air. Seterusnya Baginda Sallallahu Alaihi Wasallam berjongkok di bibir sebuah perigi (yang kering). Entah Baginda berdoa atau meludah ke sana, namun yang jelas tiba-tiba memancar air yang sangat deras. Akhirnya kami dapat minum sepuas-puasnya, begitu pula dengan kambing-kambing kami.”
.
c.  Turunnya hujan dengan serta-merta selepas Rasulullah SAW berdoa
Abu Nu’aim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahawa ada sekelompok orang datang kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Mereka memohon agar Baginda berdoa kepada Allah SWT supaya menurunkan hujan kepada mereka. Maka Baginda bersabda, “Ya Allah, siramilah kami dengan air hujan yang merata, menyenangkan, dapat menyuburkan tanah, yang melimpah, mencukupi, bermanfaat dan tidak menimbulkan bahaya, segera turun dan tidak terlambat.”
Maka hujan turun kepada mereka selama tujuh hari berturut-turut.
.
d.  Menghilangkan Rasa Lapar dan Dahaga
- Membahagikan makanan yang sedikit kepada jumlah manusia yang sangat ramai di mana semuanya berasa kenyang (semasa perang dan masa-masa lain).
- Mengeluarkan air dari mata air Tabuk dan Al-Hudaibiah yang dapat diminum kira-kira 1500 orang tentera Islam.
.
.

4.  Bubur yang Berkat

.
At Thabari meriwayatkan dalam Al Ausath dengan sanad yang Hasan, dari Abu Hurairah r.a ia berkata, “Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memanggilku seraya bersabda, “Pergilah ke rumah dan katakan kepada seisi rumah, “kemarikan makanan yang ada padamu”.  Lalu mereka memberiku talam yang berisi bubur bercampur kurma, lalu ku bawakan kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Sesudah itu baginda bersabda lagi, panggillah semua orang yang ada di masjid.” Aku berkata dalam hati, “celakalah aku kerana ku lihat makanan ini terlalu  sedikit. Benar-benar celakalah aku kerana bermaksiat dengan memanggil mereka, lalu mereka semua akan berkumpul.”
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meletakkan jari-jemarinya di atas makanan itu , meludahi setiap bahagiannya seraya bersabda, “Makanlah dengan nama Allah! ” Maka mereka pun makan sampai kenyang dan aku juga ikut makan hingga kenyang. Sesudah itu aku mengangkatnya. Ternyata keadaannya seperti keadaan asal. Hanya sahaja di sana ada bekas jari-jari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
.
.

5.  Keberkatan Dalam Susu Kambing

.
Abu Ya’la, At Thabrani, Hakim meriwayatkan dari Qais bin Abi Nu’man r.a berkata, “Ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan Abu Bakar pergi secara diam-diam, mereka melewati seorang budak yang sedang mengembala kambing. Rasul dan Abu Bakar meminta agar diberi susu perahan.”
“Aku tidak mempunyai seekor kambing pun yang dapat diperah. Bahkan ada seekor anak kambing yang sudah tidak mendapatkan air susu lagi sejak awal pada musim kemarau ini, ” kata budak itu. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Panggillah dombamu itu.” Lalu memegang kantung kelenjar susunya dan berdoa. Abu Bakar datang sambil membawa bejana. Rasul memerah susu, lalu diberikan kepada Abu Bakar, memerah lagi lalu diberikan kepada pengembala, lalu diperah lagi untuk meminumnya. Sang pengembala bertanya kehairanan, “Siapakah engkau ini? Demi Allah, aku belum pernah melihat orang sepertimu.”
“Aku adalah Muhammad, Rasulullah,” jawab baginda Sallallahu Alaihi Wasallam.
“Engkaukah yang dianggap Quraisy telah menimpakan mala petaka?”
“Memang itu lah yang mereka katakan”
“Aku bersaksi bahawa engkau adalah seorang nabi. Apa yang engkau bawa adalah benar. Tidak ada yang dapat berbuat seperti yang engkau perbuat kecuali adalah seorang nabi.”
.
.

6.  Hubungan Dengan Makhluk Lain

.
a. Pokok sujud dan bersaksi di atas kerasulan Muhammad SAW
Ianya diriwayatkan oleh Ad Darimy, Abu Ya’la, At Thabrani, Al Bazzar, Ibnu Hibban Al Baihaqi dan Abu Nu’aim …….
.
b. Pokok memberi salam kepada Rasulullah SAW 
Ianya diriwayatkan oleh Ahmad, At Thabrani, Al Baihaqi …..
.
c. Binatang, tumbuhan, alam dan benda mati
- Seekor serigala berbicara kepada Muhammad.
- Berbicara dengan unta yang lari dari pemiliknya yang menyebabkan masyarakatnya meninggalkan solat Isyak.
- Berbicara dengan unta pembawa hadiah raja Habib bin Malik untuk membuktikan bahawa hadiah tersebut bukan untuk Abu Jahal melainkan untuk Muhammad.
- Mengusap kantung susu seekor kambing untuk mengeluarkan susunya yang telah habis.
- Dua Sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dibimbing oleh cahaya di waktu malam yang gelap gelita.
- Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
- Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
- Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
- Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad.
- Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
- Berbicara dengan batu gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
- Mengubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di gunung Abi Qubaisy.
- Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
- Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak di bunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pada Perang Hunain.
.
.

7.  Ghaib dan Menidurkan Musuh

.
- Menghilang / ghaib ketika akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan
- Menghilang ketika akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, ketika dia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.
- Menghilang ketika akan dibunuh oleh Abu Jahal dimana ketika itu dia sedang solat.
- Menidurkan 10 pemuda Makkah yang merancang untuk membunuhnya dengan taburan pasir.
- Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keluar di hadapan 100 orang Quraisy tanpa dilihat oleh mereka.
.
.

8.  Hal Ghaib dan Ramalan 

.
- Mengetahui siksa kubur dua orang dalam makam yang dilaluinya kerana dua orang tersebut selalu solat dalam keadaan kotor kerana kencingnya selalu mengenai pakaian solat.
- Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
- Meramalkan seorang isterinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan di sekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada ketika Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
- Meramalkan isterinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.
- Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapa para khalifah” yang terbukti pada keturunan Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
- Meramalkan pembunuhan As-Aswad Al-‘Ansi yang mendakwa dirinya nabi.
- Meramalkan kekuatan syiar Islam selepas kewafatan Baginda
- Meramalkan pembunuhan ‘Ammar bin Yasir yang membawa perdamaian dua golongan besar kaum muslimin oleh Al-Hasan
- Menerangkan bagaimana seorang lelaki yang berjihad akan menjadi penduduk neraka. Benarlah ramalan baginda kerana lelaki berkenaan kemudiannya telah membunuh diri.
- Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
.
.

9.  Dan Banyak Lagi

.
Amat banyak mukjizat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Berikut ini adalah rangkuman ringkas dari sebahagian lagi mukjizat Baginda:
- Melepaskan kuda Saraqah bin Malik yang terbenam.
- Melemparkan tanah ke arah musuh dan buta mata musuh.
- Seekor unta datang mengadu masalah dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan penuh merendah diri disaksikan oleh para sahabat Baginda.
- Dua pohon kayu yang bercantum dan berpisah atas perintah Baginda.
- Arbad bin Qais dan ‘Amir bin Ath-Tufail bin Malik, dua orang perkasa yang ditugaskan membunuh baginda Sallallahu Alaihi Wasallam sebaliknya mati rentung dipanah petir.
- Ketinggiannya sedang apabila berjalan bersendirian tetapi lebih tinggi apabila berjalan dengan para sahabatnya.
- Pernah cuba diracun dan disihir tetapi dapat dipatahkan.
- Menyapu kambing sehingga banyak susu dapat dikeluarkan.
- Memerintahkan pengisar di rumah Sayyidatina Fatimah r.a. berjalan dengan sendiri.
- Mengubati penyakit mata dan lain-lain penyakit para sahabat dengan meludah, menggosok, mendoakan dll.
- Makanan bertasbih di hadapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
- Al-Barsya yang menolak pinangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ke atas Ummu Syubaib dengan alasan anaknya berpenyakit sopak benar-benar dijangkiti sopak.
.
Dan berbagai lagi mukjizat yang dikurniakan oleh Allah SWT ke atas Rasul terakhir, Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.
.
.

والله أعلم بالصواب

Wallahu Alam Bish Shawab
 (Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar)
..
.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

 
This Template Was Made & Design With Love By Nabila Medan. All Right Reserved To Me.